Tuesday, October 26, 2010

Cars that change colours

Yosua boleh memilih hadiah apa yang ia inginkan karena Laporan Sekolah-nya bagus. Jadilah, ia memilih mainan mobil-mobilan di salah satu toko mainan di Bintaro Plaza [iya, dia memilih mainan daripada buku].
Suatu malam, saya heran melihat mainan ini bisa berubah warna, dan kaget mendapatkan ada mainan mobil-mobilan di dalam kulkas. Dan inilah pertunjukan Yosua atas dua mobil-mobilannya yang bisa berubah warna dengan menggunakan air es dan air hangat.

Warna asli:



Perhatikan perbedaan warna kreasi Yosua:









Warna asli:









Saat mengubah-ubah warna mobil ini, Yosua menggunakan air di mangkok kecil, dan menggunakan air dari kulkas dan air panas dari dispenser. Basah di mana-mana.
Dan mamanya masih terheran-heran karena warna mobil yang bisa berubah-ubah dalam waktu sekejab ini. Kok bisa ya? Ck..ck..ck.. mainan jaman sekarang ya

Monday, October 18, 2010

Surat istimewa

Kemarin saya benar-benar merasa badan saya tidak enak.
Pulang satu jam lebih awal, saya langsung makan dan minum obat setiba di rumah, dan masuk kamar untuk tidur.
Kira-kira dua jam, saya terbangun karena Fia masuk membawa secarik kertas.
Masih setengah sadar, saya membaca tulisan di atas kertas putih itu:





Wah..surat yang istimewa buat saya. Terima kasih kembali Fia...senang Fia sudah sembuh dan sehat serta normal kembali. Terima kasih juga untuk doanya.

Saturday, October 16, 2010

Belajar dari catatan harian Yosua

Saya minta ijin Yosua untuk mengunduh catatan hariannya ini. Pertama-tama dijelaskan dulu apa itu blog, dan apa konsekuensinya kalau catatan hariannya di unduh disitu. Dan Yosua tidak keberatan. Ia memilih halaman ini yang dianggapnya aman untuk diketahui oleh orang lain. Sementara, ada halaman lain yang saya sendiri tidak boleh membacanya.

Alasan saya ingin mengangkat catatan harian Yosua ini karena beberapa kali Yosua bertanya apa yang hendak kami kerjakan kalau keluar bersama. Belakangan saya ketahui, informasi itu ia butuhkan untuk ditulis di catatan hariannya. Kebetulan sekali, kami menemukan To DO List diary-nya Sponge Bob, dan mulailah Yosua mencatat kegiatan hariannya.

Uniknya, ada nilai yang diberikan untuk pencapaiannya. 100% kalau semua perencanaan kegiatan itu terpenuhi. Contoh kali ini, Yosua menilai 50%. Yuk kita lihat:



1. Tidak ada tanggal, tapi kalau dilihat dari isi kegiatannya, kemungkinan hari libur. Kegiatan bersekolah atau belajar tidak tercantum. Wupss....

2. Main piano tiga kali. Kok saya tidak pernah dengar ya?

3. Istirahat tujuh kali. Jelas sekali anak saya itu :-)

4. Main komputer, SIM PET, dua kali, kalau tidak berebut dengan sang kakak rasanya

5. Main kapal-kapalan. Memang Yosua lagi suka dengan membuat origami kapal laut dan kapal terbang. Dua kali.

6. Ternyata, kebanyakan kegiatan hari itu adalah main. Enaknya masa kanak-kanak itu...

Seandainya, kegiatan harian kita juga direkam seperti ini, kira kira waktu kita akan kita habiskan pada kegiatan apa ya?

Saya teringat waktu jaman kuliah dulu, saat mengikuti kelompok kecil dan belajar tentang waktu, kami diminta untuk mencatat selama seminggu, kegiatan apa saja yang kami lakukan tiap harinya. Dari tabel itu, akan nampak jelas, bagaimana waktu itu kita manfaatkan untuk kegiatan yang paling tidak berguna, seperti nongkrong di warung, sampai dengan belajar atau buat tugas di perpustakaan. Terbukti, paling sedikit waktu yang kita habiskan untuk kegiatan yang terakhir. Nah, list seminggu itu, menjadi penuntun buat kita untuk menjadwalkan kembali kegiatan-kegiatan kita sehingga waktu yang kita habiskan jelas akan terkuras dimana. Kegiatan apa dan berapa banyak waktu akan kita habiskan untuk itu.

Tapi setelah mempunyai jabatan multi di rumah, di tempat kerja, di asosiasi, wah..rasanya, akan penuh sekali daftar saya dalam sehari. Mana yang harus saya dahulukan kalau sudah begini ya? Padahal ada keinginan untuk menuntaskan 50 judul buku di tahun 2010 ini. Wah..sudah tiga bulan tidak buku yang tuntas dibaca. Skala prioritas dan belajar bilang tidak adalah dua hal yang saya pikir penting bagi saya untuk mengatur waktu dan skala kepentingan suatu pekerjaan. Mungkin ini bisa membantu saya untuk mengalokasikan waktu dengan bijaksana. Mudah - mudahan ini bukan sekedar teori saja ya.

Yosua mempunya standard yang tinggi untuk menilai kegiatan hariannya ini. Dari tanda X yang ada seharusnya ia masih bisa dapat angka diatas 50%. Entahlah mungkin ada perhitungan lain darinya.

Well done Yosua, semoga lebih bijaksana lagi mengatur waktunya ya..
Ehemm....mamanya juga yaaa...

Muntah

Sepagian ini Fia muntah. Warnanya kuning dan berlendir.
Sementara, kondisi saya juga lagi meriang dan batuk - batuk, kepala juga masih sakit.
Jadilah sakit menjaga si sakit.

Awalnya, saya kasih teh manis. Keluar lagi.
Bubur ayam well...saya hanya kasih buburnya saja, plain, keluar lagi.
Pocari Sweat saya berikan, keluar lagi.

Segera cari informasi di internet. Kabarnya, kalau muntah berwarna kekuninga itu karena ada yang tidak beres pada pencernaannya, semacam keracunan makanan. Kabarnya pula tidak perlu buru buru dibawa ke dokter. Dipuasakan dulu saja selama sejam. Fia memang kemudian tidak makan apa apa, karena tidur, sampai jam 12 siang. Ketika bangun, saya beri dia sup wortel kentang yang sudah disaring dulu. Setelah itu, saya yakinkan untuk membawanya ke dokter sambil berharap Fia tidak muntah lagi, dan makanan yang dimakannya bisa memberinya kekuatan.

Tiba di RSIB, Fia langsung mengajak ke toilet karena mau muntah. Yah, terpakasa sup yang dimakannyapun, keluar lagi. Setelah itu kita ke UGD yang ternyata penuh dengan pasien. Kalaupun mau menunggu, pasti akan lama. Saya utarakan bahwa saya perlu penanganan yang cepat untuk Fia, dan tidak bisa menunggu lama. AKhirnya diacu ke Poli Umum dengan dokter umum.

Setelah diperiksa, dokter menganjurkan untuk memberi suntikan anti muntah dan diberi obat mual. Obat yang disuntikkan adalah Vomceran injection 4mg/2 ml harganya Rp 38.133. Untungkah ada kamar periksa yang kosong, yang bisa ditempatkan Fia sambil saya menunggu resep dan membayar di kasir. Maklumlah, antrian sangat panjang. Kasihan kalau Fia harus ikut mengantri dalam kondisi mengantuk seperti itu.

Obat minum yang diresepkan adalah: Vomceran tablets 4mg sebanyak sepuluh butir @ Rp 16.867,- dan Pantozol Tablets 20 mg sebanyak sepuluh butir juga @ 18.562,50.
Pulang dari rumah sakit, Fia langsung minum Pantozolnya, karena obat ini harus diminum 30 menit sebelum makan. Setelah itu, saya suapi Fia dengan bubur dan sup. Lumayan, tiga jam selanjutnya tidak ada reaksi muntah. Hanya ada rasa mual, yang kemudian saya langsung berikan Vomceran tablet yang hanya diberikan kalau rasa mual.

Saya curiga penyebab Fia muntah-muntah hari ini adalah karena makanan yang dimakannya di sekolah. Pada hari Jumat, Fia bercerita dia makan beberapa snack pasar yang dibagikan disekolah, yang menyebabkan bekal Fia dari rumah tidak dimakan.
Mungkin karena jumlah yang dibagikan untuk para siswa lumayan banyak, ada beberapa diantaranya yang sudah tidak bagus lagi. Mungkin saja...Nanti perlu diinvestigasi...

Kasihan Fia,get well soon ya..